Jika Suatu Hari Kau Siap

Dua tahun bukan waktu yang sebentar untuk menyukai seseorang.

Selama itu, aku tidak benar-benar memilikinya.Aku hanya tahu bagaimana mengaguminya dari jarak yang aman. Melihatnya, memperhatikannya, menyimpan hal-hal kecil tentang dirinya di dalam kepala, lalu pulang membawa perasaan yang tidak pernah sempat menjadi percakapan.

Mungkin aku terlalu lama menunggu waktu yang tepat.

Sampai akhirnya aku sadar, waktu ternyata tidak pernah benar-benar menunggu siapa pun.

Sekarang dia sendiri. Seharusnya itu menjadi kesempatan. Tapi entah kenapa, justru kali ini aku lebih takut mendekat.

Ada sesuatu dalam dirinya yang membuatku merasa ia pernah terluka cukup dalam. Aku tidak tahu siapa yang melukainya, seberapa jauh luka itu membekas, atau apakah masih ada bagian dari dirinya yang takut mempercayai seseorang lagi.

Dan aku tidak ingin datang hanya untuk menjadi orang berikutnya yang membuatnya kecewa.

Masalahnya, aku memang tidak pandai mengejar seseorang.

Aku tidak tahu bagaimana membuat seseorang jatuh cinta. Tidak tahu kalimat apa yang harus dikirim lebih dulu. Tidak tahu kapan harus mendekat dan kapan harus memberikan jarak.

Aku hanya tahu satu hal.

Aku tahu cara menunggu.

Barangkali selama dua tahun itu aku sebenarnya sedang belajar tentang menunggu. Menunggu keberanian. Menunggu kesempatan. Menunggu waktu yang menurutku tepat.

Namun sekarang aku mulai mengerti, mungkin mencintai seseorang bukan hanya tentang menunggu sampai ia siap.

Kadang, mencintai adalah keberanian untuk mengetuk pintunya dengan pelan.

Bukan memaksa masuk.

Bukan meminta ia segera membuka.

Hanya mengetuk.

Lalu mengatakan,

"Aku ada di sini. Kalau suatu hari nanti kamu siap mengenal seseorang lagi, aku ingin menjadi orang yang bisa kamu kenal tanpa perlu kamu takuti."

Dan setelah itu, mungkin aku harus kembali menunggu.

Bukan karena aku tidak punya pilihan lain.

Tetapi karena untuk pertama kalinya, aku ingin menunggu seseorang dengan cara yang tidak membuatnya merasa dikejar.


Garut, 8 Oktober 2026

Komentar